Rasulullah Memakai Minyak Wangi, Ini Manfaatnya
Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam kitabnya yang berjudul Ath-Thibban-Nabawi menyebutkan, wangi-wangian adalah salah satu yang paling disukai Nabi Muhammad dalam perkara dunia. Dalam sebuah riwayat disebutkan:
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا عَزْرَةُ بْنُ ثَابِتٍ الْأَنْصَارِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي ثُمَامَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ كَانَ لَا يَرُدُّ الطِّيبَ وَزَعَمَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَرُدُّ الطِّيبَ
Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'aim telah menceritakan kepada kami Azrah bin Tsabit Al Anshari dia berkata; telah menceritakan kepadaku Tsumamah bin Abdullah dari Anas radliallahu 'anhu bahwa dia tidak pernah menolak (pemberian) minyak wangi, dan dia mengira bahwa Nabi SAW juga tidak pernah menolak (pemberian) minyak wangi."
(HR Bukhari)
Menurut Ibnu Qayyim, wewangian memiliki khasiat bahawa para malaikat sangat menyukainya. Sementara, syaitan-syaitan amat membencinya.
"Bau yang wangi adalah makanan ruh, sementara ruh itu sendiri adalah pusat stamina, maka stamina juga meningkat melalui wewangian," kata Ibnu Qayyim.
Jadikanlah orang yang berdiri di samping kiri kananmu ketika solat merasa nyaman dengan harum perfume bukan dengan harumpeluhmu
---- B e r i t a ~~~ S e m a s a ---
Monday, January 25, 2021
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment